Jambi – Wakil Bupati Batanghari, H. Bakhtiar, SP menghadiri sekaligus menerima secara simbolis bantuan beras Fortifikasi untuk anak bayi di bawah umur dua tahun (Baduta) stunting, beresiko stunting dan stunting di wilayah Kabupaten Batanghari dari Pemerintah Provinsi Jambi.
Penyerahan bantuan tersebut bertempat di Aula Bappeda Provinsi Jambi pada Jumat, 12 Desember 2025.
Pemerintah Provinsi Jambi terus memperkuat komitmen percepatan penurunan stunting melalui intervensi gizi spesifik.
Salah satunya diwujudkan dengan penyaluran bantuan beras fortifikasi bagi anak bayi di bawah usia dua tahun (baduta) yang mengalami stunting, berisiko stunting, dan stunting berat.
Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani atas nama Pemerintah Provinsi Jambi secara simbolis melakukan penyerahan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi.
Kabupaten Batanghari sendiri tercatat menerima bantuan beras fortifikasi sebanyak 7.075 kilogram, yang akan disalurkan kepada anak-anak sasaran sesuai data prioritas.
Wakil Gubernur Abdullah Sani menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk intervensi nyata Pemerintah Provinsi Jambi dalam menekan angka stunting, khususnya di daerah-daerah rentan rawan pangan.
Menurutnya, pemenuhan gizi sejak usia dini menjadi kunci mencetak generasi sehat dan berkualitas.
“Penanganan stunting tidak bisa ditunda. Bantuan beras fortifikasi ini diharapkan mampu membantu pemenuhan kebutuhan gizi baduta, terutama di wilayah prioritas,” ujarnya.
Secara keseluruhan, tercatat sebanyak 1.649 anak baduta menjadi calon penerima manfaat program ini yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Sasaran difokuskan pada daerah rawan pangan prioritas 1 hingga prioritas 4.
Sementara itu, Wabup Bakhtiar mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jambi.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran serta bersinergi dengan tenaga kesehatan dan perangkat desa dalam upaya penurunan stunting.
“Ini menjadi penguatan bagi kami di daerah. Bantuan ini akan dimaksimalkan untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak Batang Hari agar terhindar dari stunting,” tuturnya.
Melalui kolaborasi lintas pemerintah dan pemangku kepentingan, diharapkan target penurunan stunting di Provinsi Jambi tahun 2025 dapat tercapai secara signifikan.






