MA Salman Alfarisi Konsisten Kirim Paskibraka Tingkat Kecamatan Hingga Kabupaten

Tanjung Jabung Timur – Madrasah Aliyah (MA) Salman Alfarisi kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi disiplin dan berkarakter. Sekolah berbasis Islam di Tanjung jabung timur kecamatan mendahara ulu ini tercatat konsisten mengirimkan siswa-siswi terbaiknya untuk bergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten.

Konsistensi tersebut terlihat sejak tahun 2023, ketika MA Salman Alfarisi berhasil meloloskan satu siswanya sebagai Paskibraka tingkat kabupaten. Prestasi itu terus berlanjut pada periode 2024–2026, di mana sekolah yang sama kembali mengirimkan perwakilannya untuk bertugas di tingkat kecamatan.

Baca Juga:  ‎Dorong PAD dan Kepatuhan Hukum, Kades Pulau Jelmu Imbau Warga Gunakan Material Galian C Legal

Kepala MA Salman Alfarisi, rahmatul jannah Mpsi, menyampaikan bahwa pembinaan kedisiplinan dan wawasan kebangsaan telah menjadi bagian dari kurikulum sekolah. “Kami tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga karakter dan cinta tanah air. Pengiriman Paskibraka ini adalah bentuk nyata dari pembinaan tersebut,” ujarnya.

Tahun ini, MA Salman Alfarisi kembali menorehkan prestasi. Salah satu siswinya, Youmung, berhasil terpilih sebagai calon Paskibraka. Youmung merupakan putri dari Bapak M. Hasan, yang diketahui juga aktif mendukung penuh kegiatan ekstrakurikuler di sekolah tersebut.

Baca Juga:  Geruduk Kejati Jambi, AMBJ Bongkar Dugaan Mark-Up Proyek Agregat Pada UPTD Alkal Dinas PUPR Tanjung Jabung Timur

Kepala Sekolah menambahkan, keberhasilan Youmung menjadi bukti bahwa regenerasi di MA Salman Alfarizi berjalan dengan baik. “Kami berharap Youmung dapat menjalankan tugas dengan baik dan membawa nama baik sekolah, keluarga, serta daerah,” pungkasnya.

Dengan capaian ini, MA Salman Alfarisi optimistis dapat terus melahirkan generasi muda yang tangguh, berdisiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan tinggi melalui jalur Paskibraka. (*)

Baca Juga:  MAI Desak Kapolda Jambi Dicopot, Pernyataan Ditreskrimsus soal PETI Dipertanyakan: “Jangan Normalisasi Aktivitas Ilegal”